Translate

Monday, June 15, 2015

Benarkah Suku Indian Adalah Muslim ?

Pernahkah kalian mendengar kata indian? ya, mungkin kata kata ini tidak asing lagi di telinga kalian. tapi apakah kalian tahu bahwa indian adalah muslim?

Seorang sejarawan bernama Fareed H. Numan dalam American Muslim History A Chronological Observation menyatakan bahwa secara historis, kaum muslimin telah memberi pengaruh dalam evolusi masyarakat Amerika beberapa abad sebelum Christopher Columbus menemukannya.





Hal ini diperkuat oleh pernyataan sejarawan Ivan Van Sertima dalam They me Before Columbus, bahwa ada kontak antara Muslim Afrika dengan orang Amerika asli. Beliau juga mengungkapkan bahwa Columbus kagum kepada penduduk Karibia sudah beragama Islam. "Columbus juga tahu bahwa Muslim dari Pantai Barat Afrika telah tinggal lebih dulu di Karibia, Amerika Tengah, Selatan, dan Utara." papar Van Sertima. Menurut beliau, Columbus pun mengaku melihat sebuah masjid saat berlayar melalui Gibara di pantai Kuba.

Selain itu, Dr. Barry Fell, arkeolog dan ahli bahasa dari Harvard University menulis dalam Saga America, bahwa islam telah membangun peradaban di benua tersebut jauh sebelum kedatangan bangsa Eropa. sehingga memengaruhi banyak hal termasuk bahasa. Contohnya : bahasa yang digunakan orang Pima dan bahasa Algonquina. Pembendaharaan katanya banyak berasal dari bahasa arab. Beliau juga menemukan berbagai tulisan tua dalam bahasa Arab, seperti yang ditemukan di Inyo. Negara bagian California tertulis "Yasus bin Maria".

Penggunaan kata "bin" memang berasal dari budaya Arab. Fell juga menemukan diagram serta peta yang dipahat di batu yang digunakan untuk kepentingan sekolah. Temuan itu bertarikh antara tahun 700 hingga 800 M. Bahasa pengajaran yang ditemukan itu menggunakan tulisan Arab Kufi dari Afrika Utara

Dalam Muslim in the Americas Before Columbus, penulis Youssef Mroueh memaparkan penuturan Mahir Abdal-Razzaaq El. Siapakah Mahir? Ia adalah orang indian dari suku Cherokee yang menganut agama Islam. Menurut Mahir, penjelajah Muslim telah datang ke tanah kelahiran suku Cherokee hampir lebih dari 1.000 tahun yang lalu. Youssef juga menulis pemimpin suku Cherokee pada tahun 1866 adalah seorang pria bernama Ramadhan Bin Wati. “Di Amerika Utara, sekurangnya terdapat 565 nama suku, perkampungan, kota dan pegunungan yang akar katanya berasal dari bahasa Arab,” papar Youssef.

Bicara tentang Cherokee, tentu saja tidak bisa lepas dari Sequoyah, seorang asli suku Cherokee yang menghidupkan kembali Syllabary suku mereka pada 1821. Syllabary adalah semacam aksara barangkali, bila kita mengenalnya dengan abjad A sampai Z, maka suku Cherokee memiliki cara sendiri untuk aksara-nya. Yang membuatnya sangat luar biasa adalah ternyata aksara yang ditemukan kembali oleh Sequoyah mirip sekali dengan aksara Arab


Fakta lain yang meyakinkan dapat dilacak di Arsip Nasional atau Perpustakaan Kongres. Kesepakatan 1987, atau Treat of 1987 yang mencantumkan bahwa orang Amerika asli menganut sistem Islam dalam bidang perdagangan, kelautan, dan pemerintahan. Arsip negara bagian Carolina menerapkan perundang-undangan seperti yang diterapkan bangsa Moor.

Satu lagi fakta dalam sebuah dokumen China, yakni Dokumen Sung mencatat perjalanan pelaut Muslim ke sebuah wilayah bernama Mu-Lan-Pi. Kata ini mengartikan: Amerika. Maka, jangan heran bila banyak nama tempat dan kota yang menggunakan kata-kata berakar dari bahasa Arab. Di wilayah Los Angeles, kita bisa menjumpai kawasan bernama Alhambra. Kata ini serupa dengan istana yang dibangun peradaban Islam di Cordoba. Di Amerika bagian tengah, dari wilayah selatan hingga Illionis juga terdapat nama-nama kota bernuansa Islami seperti: Albany, Andalusia, Attalla, Lebanon, dan Tullahoma.

Menurut Dr. A. Zahoor, nama negara bagian Alabama berasal dari kata “Allah Bamya”. Sedangkan Tennesse dari kata “Tanasuh”. Selain itu ada pula yang frontal menjadikan nama Arab sebagai nama kota, seperti Mecca di Indiana, Medina di Idaho, Medina di New York, Medina dan Hazen di North Dakota, Medina di Ohio, serta Medina di Texas. Di luar dari Amerika Serikat, tepatnya di wilayah Amerika Selatan terdapat nama Jamaika dan Kuba. Kata Kuba, kemungkinan besar berakar dari kata Quba – masjid pertama yang dibangun Rasulullah.

Sumber :

No comments:

Post a Comment