Pada tahun 2006 lalu, proses pembangunan piramida berhasil dipecahkan. Hal ini diberitakan pada harian Amerika Times edisi 1 januari 2006. Berdasarkan harian itu, piramida dibuat dengan menggunakan tanah liat yang dipanaskan.
Menurut dua pakar scientist terkenal Gilles Hug (dimuat di koran harian terkenal Amerika NYtimes), dan Michel Profesor Barsoum, Piramida terbesar yang terletak di Giza dibuat dari dua jenis batuan. Yang pertama adalah batuan alam dan yang kedua adalah batuan yang dibuat secara manual oleh tangan manusia alias olahan tanah liat.
Majalah “Journal of American Ceramic Society” mempublikasikan hasil sebuah penelitian bahwa Firaun memakai tanah yang berjenis Slurry untuk membangun Piramida Giza sedangkan pada dasar Piramida, pekerja Firaun lebih memilih untuk menggunakan batuan alam.
Peneliti lainnya, Profesor Davidovits mengambil sampel dari beberapa batuan yang ia dapatkan di Piramida Giza mesir kemudian ia menganalisanya menggunakan Mikroskop elektron tercanggihnya, dan ia menemukan bahwa batuan tersebut terbuat dari lumpur (tanah liat) yang dikeraskan (dengan dibakar pastinya utk jadi batu keras).
Seorang ilmuwan yang berasal dari belgia yang bernama Guy Demortier juga pernah melakukan riset dan studi intensif mengenai jenis batuan yang dipakai untuk membangun pyramid mesir dan Ia pun akhirnya berkata bahwa setelah bertahun-tahun melakukan riset dan studi jangka panjang, akhirnya ia yakin bahwa Piramida Giza mesir terbuat dari tanah liat.
Tapi ternyata fakta ini telah dijelaskan di dalam al-qur'an, apa buktinya?
Buktinya adalah salah satu potongan ayat di bawah ini :
وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ مَا عَلِمْتُ لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرِي فَأَوْقِدْ لِي يَا هَامَانُ عَلَى الطِّينِ فَاجْعَلْ لِي صَرْحًا لَعَلِّي أَطَّلِعُ إِلَى إِلَهِ مُوسَى وَإِنِّي لَأَظُنُّهُ مِنَ الْكَاذِبِينَ
"Dan berkata Fir'aun: 'Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah Hai Haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa Dia dari orang-orang pendusta." (QS. Al-Qashash' 28:38).
Subhanallah, Ternyata hasil penelitian itu telah dijawab di dalam al-qur'an 14 abad yang lalu. Dan jika kita membaca riwayat rasullullah, maka kita akan tahu bahwa rasullullah seumur hidupnya tidak pernah ke mesir. Beliau juga tidak tahu kisah tentang firaun dan piramida sebelum Allah mewahyukan kepadanya ayat-ayat suci Al-Qur'an. Dan lagi, cerita itu terjadi ribuan tahun lalu sebelum Rasullullah lahir di dunia, dan tak ada satupun yang tahu rahasia dibalik piramida. Para Muslimin, Jika kalian tidak percaya, ada baiknya jika kita membuka al-qur'an untuk membuktikannya, tapi tetap kita harus menghargai penemuan dari para ilmuwan itu walaupun sudah dijelaskan dalam al-qur'an. Karena ada hikmahnya juga penemuan mereka, walaupun hasil akhirnya sama.
Sumber :
generusjaktim2.wordpress.com

No comments:
Post a Comment